5418 Views

BANGKIT MEMBANGUN DUNIA BARU-Pesan Paskah 2016 Pastor Paroki St.Ignatius Loyola Bogor

SIGNAL EDISI II

BANGKIT MEMBANGUN DUNIA BARU

Paskah, perayaan Kebangkitan Kristus merupakan iman kepercayaan kita sebagai orang kristiani.  Kematian bukan akhir.  Setelah gelap terbit terang. Itulah harapan kita semua. Perayaan Paskah didahului masa Prapaskah, masa tobat, dimana kita diminta mempersiapkan diri kita dengan berpuasa dan berpantang. Dengan demikian kita semakin dekat dengan Tuhan kita. Rasa kebahagiaan dan damai yang akhirnya kita dapatkan.

Pertobatan membawa kita berdamai dengan Tuhan, sesama, diri sendiri, dan alam. Krisis ekologis yang melanda dunia kita, rumah kita bersama, saat ini.  Segera harus kita tanggapi dengan bijak dan tindakan yang nyata. Bergandengan tangan bersama dalam menghadapi semua akan mempercepat tumbuhnya dunia baru. Dunia yang nyaman untuk ditinggali bukan hanya untuk kita namun juga keturunan seluruh manusia yang akan datang.

Bogor yang sering kita sebut Kota Hujan.  Sebelum hujan kemarin di beberapa tempat sempat mengalami kekurangan air bahkan sampai ada yang kekeringan.  Ini berarti kerusakan lingkungan sudah berada didekat kita juga.  Udara yang panas yang kita rasakan sekarang juga meniup kesejukan yang kita alamai dulu. Bogor kota sejuk. Bogor tempat istirahat.

Perumahan semakin banyak ke arah pinggir kota tentu saja mengusur tanaman padi yang biasa kuning melambai tertiup angin. Pohon buah-buahan yang besar dan tinggi ikut terpotong dan hilang. Hutan yang ditakuti sekarang hilang.

Mari kita menanam pohon pohon di sekitar kita. Biar bumi hijau kembali dan udara sejuk kita bisa nikmati bersama lagi. Taman taman kota yang sudah diperbarui mari kita jaga bersama. Jangan karena ulah usil kita semua menjadi rusak dan tak berpungsi lagi.  Kita sudah diberi Tuhan alam yang baik mari kita jaga bersama.

Bogor dahulu bersih dan rapi.  Sekarang sampah dapt kita temukan dengan mudah.  Berserakan dipinggir jalan plastik plastik yang sudah tak terpakai.  Mengapa kita masih sulit membuang sampah pada tempatnya. Tinggalkan budaya lempar sampah dimana mana, mari kita mulai ciptakan dunia baru yang enak kita tinggali dengan tidak meninggalkan sampah dimana-mana.  Mari juga kita membawa tas ketika kita beberlanja sehingga tak menimbun plastik yang tak mudah hancur dan menambah jumlah limbah.

Jangan kita menyisakan makanan di piring. Ambilah secukupnya dan makanlah sampai habis.  Jangan kita membuang-buang makanan. Masih banyak orang yang sulit mendapatkan makanan.  Makanan begitu berharga bagi kita semua. Kalau kita punya lebih marilah kita bagi kepada sesama kita, saudara saudara kita yang membutuhkan makanan, jangan kita buang sia sia.

Mimpi udara yang sejuk, air yang berlimpah, makanan yang cukup adalah mimpi kita bersama.  Dulu kita bisa nikmati sambil bersyukur.  Apakah sekarang kita lupa untuk bersyukur atas anugerah yang kita terima sehingga kita tetap menjaga kesimbangan. Celakalah yang merasa diri semua hasil kerja kerasku, aku boleh nikmati sesukaku, lupa Tuhan yang punya semuanya. Tuhan yang menentukan juga, apa kita masih boleh hidup di dunia ini. Hidup adalah milik Tuhan.

 

Selamat Paskah

Bogor 14 Maret 2016

Salam dan berkat,

RD JM Ridwan Amo

 

 

 

 

 

 

 

About Yohanes Riyanto 25 Articles
Yohanes Riyanto, Msi Paroki St. Ignatius Loyola Sempak Bogor

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*