AKU INI DIKASIHI ALLAH DAN DIUTUS UNTUK MENGASIHI DAN MELAYANI

AKU INI DIKASIHI ALLAH DAN DIUTUS UNTUK MENGASIHI DAN MELAYANI

Masa bakti pengurus Gereja Paroki St Ignatius Loyola Semplak yang lalu telah berakhir. Mereka mulai menjalankan tugas perutusan pada tahun 2016 dan, jika mengacu pada SK yang ada, masa kerja mereka seharusnya berakhir pada tahun 2018. Tetapi, karena padatnya kegiatan dan menyangkut soal kesiapan SDM, kepengurusan mereka mundur hingga April 2019.

Untuk periode selanjutnya, telah terbentuk susunan pengurus yang baru, yang menurut rencana, jika tak ada kendala yang cukup berarti, akan dilantik oleh Bapa Uskup pada tanggal 28 April 2019 nanti. Kepada mereka ini diembankan pengharapan untuk dapat bekerja melayani Tuhan dan Umat Allah hingga tahun 2021.

Banyak hal telah dibuat, berbagai karya telah dihasilkan, oleh pengurus lama. Di sana sini memang masih ada rencana yang belum dituntaskan. Atau, mungkin juga, terasa masih tersisa sejumlah kekurangan. Kepada pengurus yang barulah tongkat estafet pelayanan itu kemudian diserahkan untuk menutup celah-celah problematika yang ada, juga untuk mendampingi, mengelola dan berkarya untuk semakin menyempurnakan bentuk, wajah dan roh gereja St Ignatius Loyola Semplak di masa yang akan datang.

Dalam konteks itu pulalah, yakni untuk menanamkan dan menyemai motivasi, semangat dan gambaran “yang benar” dalam kerja-kerja pelayanannya di masa yang akan datang, diadakanlah “Acara Pembekalan” bagi kalangan pengurus yang baru. Mengambil tempat di kompleks biara Susteran dan persekolahan “Marsudirini”, Telaga Kahuripan, acara tersebut dilangsungkan selama 2 (dua) hari yakni dimulai pada Sabtu pagi tanggal 23 Maret 2019 sekitar pukul 08.00 WIB hingga hari Minggu siang tanggal 24 Maret 2019 sekitar pukul 14.00 WIB.  Hadir dalam acara tersebut untuk mengisi materi utama pembekalan, yakni yang berkisar soal “Spiritualitas Pelayanan” dan “Kondisi-kondisi Umum” Gereja Paroki St Ignatius Loyola dan Keuskupan Bogor, adalah RD Y. Driyanto (yang akrab disapa dengan panggilan “Romo Dri”) dan RD St. Sri Haryputro (yang akrab disapa dengan panggilan “Romo Hary”). Tampil pula sebagai pembicara untuk melengkapi perbincangan adalah Bp R. Anton Tri Untoro Raharjo dan Bp Felix Rahno Armunanto. Selama 2 hari penyelenggaraan acara pembekalan tersebut, Romo Paroki St Ignatius Loyola yakni RD Antonius Dwi Haryanto (yang sering disapa dengan panggilan “Romo Anton”) setia mendampingi.

Dalam acara tersebut berhimpun sekitar 37 orang Pengurus DPP (Dewan Pastoral Paroki) dan DKP (Dewan Keuangan Paroki) termasuk seksi-seksi, 3 Ketua Wilayah dan 13 Ketua Lingkungan (seharusnya 14 Ketua Lingkungan tapi yang seorang lagi berhalangan hadir). Sejumlah panitia yang terdiri dari Pak Errick, Pak Kriswantoro, Pak Tony, Pak Jhony, Pak Dinar, Pak Enggar, Bu Agnes Pinky, Bu Retno, Bu Rini, Bu Lina, Bu Ari dan sejumlah adik-adik dari OMK tampaknya telah bekerja cukup keras dalam satu koordinasi yang baik sekali sehingga pada akhirnya dapat menghadirkan acara pembekalan yang tertib, penuh sukacita dan mengesan mendalam bagi seluruh peserta. Di akhir acara, benih kecintaan pada Tuhan dan Umat Allah tumbuh semakin dalam, motivasi dan semangat untuk bergumul dalam kerja-kerja pelayanan terpompakan dengan kuat dan kesadaran untuk membangun komunio yang injili dan missioner tersemaikan secara luas. Seluruh rangkaian acara kemudian dipuncaki dan ditutup dengan Misa Kudus yang dipersembahkan oleh Romo Anton, selaku Pastor Paroki Semplak.

Para pengurus baru terdiri dari berbagai kalangan dengan berbagai keunikan dan talenta yang beraneka ragam. Tetapi, semua telah berkomitmen untuk menjalin satu kerja sama yang manis, kuat dan bermakna “demi kemuliaan Tuhan yang lebih besar”. AMDG. Ad Maiorem Dei Gloriam!!! (*/dack)

795 total views, 31 views today

About Michael Dhadack Pambrastho 21 Articles
Ketua Komsos Paroki St Ignatius Loyola Semplak Bogor Periode 2019-2022