Penutupan BKSN Lingkungan Malaikat Agung

Pagi itu cuaca cerah. Langit terang dan matahari bersinar hangat. Hari itu (Sabtu, 28 September 2019), Lingkungan Malaikat Agung mengadakan acara “Penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2019” sekaligus “Pesta Nama Malaikat Agung” di Kebun Eco 17 yang meletak di Jl Dadap (Samping Transmart Yasmin). Kebun Eco 17 adalah milik Keuskupan Bogor dan dikelola oleh PSE Katedral yang dipimpin oleh Pak Joko Pitoyo.

Lingkungan Malaikat Agung itu sendiri saat ini terdiri dari 3 Lingkungan: Mikael, Gabriel dan Rafael. Dulu kewtiga lingkungan ini masih menyatu dan bernama Lingkungan Mikael. Namun seiring berjalannya waktu dan bertambahnya jumlah umat maka sejak bulan September 2013 ada pemekaran sehingga akhirnya lingkungan ini dibagi menjadi 3 lingkungan. Saat ini Lingkungan Mikael diketuai oleh Bapak Markus Ismuhadi. Lingkungan Gabriel diketuai oleh Bapak Francis Christian Sunyono. Sementara Lingkungan Rafael diketuai oleh Ibu Magdalena Kriswantoro.

Berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga sekitar pukul 13.00 WIB, acara “Penutupan BKSN 2019 Lingkungan Malaikat Agung” itu dihadiri oleh sekitar 69 orang, termasuk dengan tim dari Kebun Eco 17. Sejak awal para peserta tampak sangat antusias mengikuti berbagai acara yang dirancang oleh sebuah tim panitia kecil yang terdiri dari perwakilan 3 lingkungan yang ada. Acara utama hari itu adalah renungan BKSN. Acara ini dilangsungkan dalam dua bentuk kegiatan. Pertama, adalah perbincangan seputar materi BKSN minggu keempat yang dipandu oleh Bapak Wagiman. Kedua, peragaan materi BKSN dalam bentuk drama yang dipandu oleh Bapak Kriswantoro. Suasana begitu meriah sehingga para peserta tampaknya tak terlalu terusik meski matahari bersinar cukup terik dari pagi hingga siang itu.

Selain acara renungan, ada juga acara pembeberan sejarah Kebun Eco 17 dan penyerahan kenang-kenangan untuk petugas kebun. Lalu, disempatkan juga acara penyampaian rasa terima kasih dan pemberian tanda mata berupa Alkitab kepada Ibu Any Nurwiyono. Ibu Nur adalah Ketua Lingkungan Mikael sebelum pemekaran. Beliau sempat menjabat sebagai Ketua Lingkungan Mikael selama 9 tahun dan dipandang telah banyak berjasa dalam mengembangkan 3 lingkungan yang ada saat ini.

Di antara acara-acara pokok tadi, kesemarakan kegiatan diisi dengan acara pembagian doorprize dan permainan. Pada sekitar pukul 12.30 WIB suasana kegembiraan diseling dengan acara makan siang yang dilanjutkan dengan acara pembagian doorprize kembali, foto bersama dan Operasi Semut serta jelajah kebun. Kira-kira pukul 12.30 WIB masing-masing peserta dan panitia saling mengucapkan “Sayonara” dan melakukan aksi bersih-bersih untuk kemudian berpisah, kembali ke tempat tinggal masing-masing. Membawa serta pesan-pesan positif seputar pelestarian dan perbaikan lingkungan hidup serta rahmat sukacita dalam hati karena kebersamaan dari pagi hingga siang hari itu. (*/agnes pinky/dack)

382 total views, 7 views today